Pergi ke Menu Pergi ke Halaman Utama

Politik

Presiden Moon: Pemimpin Korea Utara dan AS Perlu Mengambil Keputusan Berani dan Gagasan besar

Write: 2018-09-12 10:45:56Update: 2018-09-12 18:24:55

Photo : YONHAP News

Seminggu menjelang pelaksanaan KTT antara dua Korea, Presiden Moon Jae-in meminta agar pemimpin Korea Utara dan AS dapat mengambil keputusan yang berani dan gagasan yang lebih besar.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa saat ini adalah waktu yang tepat untuk mengambil tindakan aktif karena dua Korea dan AS memiliki target yang sama untuk melaksanakan denuklirisasi lengkap di Semenanjung Korea.

Saat bertemu dengan Perwakilan Khusus Kebijakan terhadap Korea Utara di Kementerian Luar Negeri AS Stephen Biegun, Moon berharap agar hasil denuklirsasi yang lebih bermakna dapat tercapai dengan menghapus kebuntuan pada suasana dialog antara Korea Utara dan AS yang mulai bergerak ke arah positif.

Sementara itu, pemerintah juga telah menyerahkan rancangan kesepakatan pengesahan Deklarasi Panmunjeom yang baru diloloskan di sidang kabinet kepada parlemen dalam waktu 138 hari setelah pengadopsian. 

Pemerintah memperkirakan pihaknya membutuhkan dana sebesar 298,6 miliar won untuk mengimplementasikan isi Deklarasi Panmunjeom, meliputi pembangunan rel kereta api dan modernisasi jalan di Korea Utara serta pelaksanaan reuni keluarga terpisah.

Meskipun demikian, rencana pemerintah meloloskan rancangan tersebut di parlemen sebelum KTT ketiga antara dua Korea gagal dilaksanakan. 

DPR Korea, Partai Kebebasan Korea dan Partai Bareun Mirae juga tetap menyatakan tidak akan mendampingi rombongan presiden dalam kunjungan ke Korea Utara.

Presiden Moon kemudian kembali meminta dukungan bipartisan dari partai dan parlemen untuk menyukseskan KTT ketiga antara dua Korea.

Pilihan Editor