Pergi ke Menu Pergi ke Halaman Utama

Internasional

Peralatan Proyek Penggalian Bekas Lokasi Istana Manwoldae Diperbolehkan untuk Dibawa ke Korut

Write: 2019-04-17 10:26:56Update: 2019-04-17 13:54:34

Peralatan Proyek Penggalian Bekas Lokasi Istana Manwoldae Diperbolehkan untuk Dibawa ke Korut

Photo : YONHAP News

Dewan Keamanan PBB memperbolehkan peralatan yang diperlukan untuk proyek bersama antar-Korea dalam menggali bekas lokasi istana dinasti Goryeo, Manwoldae, untuk dibawa ke Korea Utara.

Komite Sanksi Korea Utara di Dewan Keamanan PBB pada hari Selasa (16/4/19) waktu setempat dilaporkan memberikan izin tersebut kepada pemerintah Korea Selatan.

PBB memberikan pengecualian sanksi terbatas untuk sementara waktu sambil tetap mempertahankan sanksi terhadap Korea Utara yang sudah ada. Namun, rincian peralatan dan barang tidak diumumkan.

Pengecualian sanksi kali ini dianggap bermakna penting karena selama ini pengecualian sanksi dilaksanakan bersadarkan aspek kemanusiaan atau langkah negosiasi denuklirisasi. Namun pengecualian sanksi kali ini telah diperluas hingga proyek kolaborasi antar-Korea di bidang aset budaya.

Pada umumnya pengecualian sanksi terhadap Korea Utara harus disetujui oleh seluruh komite yang terdiri atas 15 anggota. Artinya, tidak ada pihak yang menolak hal tersebut.

Sebelumnya, pemerintah Korea Selatan pada bulan lalu mengelar pertemuan kelompok kerja dengan AS di Washington dan membahas pengecualian saksi dalam proyek penggalian bekas lokasi istana Manwoldae tersebut.

Proyek penggalian Manwoldae dimulai sejak tahun 2007 dan berulang kali mengalami penghentian dan pemulihan sesuai dengan kondisi hubungan dua Korea. Kemudian, pemeriksaan ke-8 untuk proyek ini diadakan bulan Oktober tahun lalu.

Dua Korea telah memeriksa seluas 33.000㎡ bagian barat dari bekas lokasi istana Manwoldae yang seluruhnya seluas 250.000㎡ dan berhasil menemukan 40 bangunan, dua tanggul, dua tangga besar, dan 16.500 peninggalan.

Pilihan Editor