Pergi ke Menu Pergi ke Halaman Utama

Politik

Enam dari Sepuluh Pemohon Reuni Keluarga Terpisah Meninggal Dunia

Write: 2019-09-13 13:08:04Update: 2019-09-13 14:15:41

Enam dari Sepuluh Pemohon Reuni Keluarga Terpisah Meninggal Dunia

Photo : KBS News

Enam diantara sepuluh orang yang meminta reuni keluarga terpisah di Korea Selatan meninggal dunia, sehingga penuaan usia mereka kian menjadi serius. 

Menurut data terkait informasi keluarga terpisah yang ditangani oleh Kementerian Unifikasi dan Palang Merah Korea Selatan, diantara seluruh orang yang meminta reuni keluarga terpisah sejak tahun 1988 lalu hinga akhir bulan Agustus tahun ini, sebanyak 79.466 orang dari jumlah 133.353 pemohon, atau 59,6 persen diantaranya telah meninggal dunia.

Jumlah orang yang masih hidup selama periode yang sama, hanya mencapai 53.887 orang atau 40,4 persen. 

Jumlah orang yang meninggal dunia semakin meningkat, dan sejak bulan Februari 2016 lalu, jumlah orang yang telah meninggal dunia lebih banyak daripada jumlah orang yang masih hidup. 

Pada tahun lalu, reuni keluarga terpisah digelar dalam waktu tiga tahun, namun akibat gagalnya KTT antara Korea Utara dan Amerika Serikat di Hanoi, Vietnam, acara terkait reuni keluarga terpisah tidak membuahkan hasil. 

Seorang pejabat dari Kementerian Unifikasi Korea Selatan menyatakan bahwa pihaknya berupaya untuk memecahkan masalah keluarga terpisah dan memenuhi isi deklarasi bersama Pyongyang. 

Ditambahkan pula, pihaknya melanjutkan upaya agar masalah terkait seperti pemberitahuan tentang nasib keluarga terpisah yang ada di Korea Utara, kunjungan ke kampung halaman, dan sebagainya dapat dipecahkan di masa depan.

Pilihan Editor