Pergi ke Menu Pergi ke Halaman Utama

Politik

Presiden Moon: Masih Ada Krisis Terpenting untuk Perdamaian Semenanjung Korea

Write: 2019-11-18 11:47:17Update: 2019-11-18 14:54:53

Presiden Moon: Masih Ada Krisis Terpenting untuk Perdamaian Semenanjung Korea

Photo : KBS News

Presiden Korea Selatan, Moon Jae-in menyatakan dalam sebuah tulisan yang dikirim kepada Asia New Network (ANN) pada hari Senin (18/11/19), bahwa pembukaan dua kali KTT antara Korea Utara dan Amerika Serikat (AS) telah membuka dialog untuk perdamaian di Semenanjung Korea, namun dia berharap pembahasan yang lebih mendalam dapat dilaksanakan di KTT Khusus antara Korea Selatan dan ASEAN yang digelar di Busan mulai tanggal 25 November mendatang. 

ANN adalah jaringan untuk 24 unit media dari 21 negara di wilayah Asia termasuk 10 negara anggota ASEAN, dan ANN pernah memilih Presiden Moon pada bulan Desember tahun lalu sebagai "Tokoh Tahun 2018."

Presiden Moon menekankan bahwa perdamaian di Semenanjung Korea terhubung erat dengan kestabilan di seluruh Asia Timur. Ditambahkan pula, seluruh dunia menghadapi tantangan baru seperti proteksionime, revolusi industri keempat, ancaman keamanan, dan sebagainya.

Dia menjelaskan bahwa ASEAN adalah komunitas ekonomi yang menurutnya paling muda dan aktif di dunia. Apabila kerja sama antara Korea Selatan dan ASEAN dilaksanakan di bidang infrastruktur pembangunan jalur transportasi, kota pintar, teknologi tercanggih, dan sebagainya, maka kemampuan untuk berinovasi pasti akan lebih berkembang. 

Moon menilai tinggi hubungan antara Korea Selatan dan ASEAN yang berkembang selama 30 tahun terakhir berdasarkan sikap toleran, dan kerja sama harus tetap dilaksanakan di bidang ekonomi, industri bioteknologi ramah lingkungan, pertumbuhan hijau, dan lainnya.

Sementara itu, Presiden Moon akan menggelar KTT bersama pemimpin dari 10 negara anggota ASEAN di sela KTT Khusus Korea Selatan dan ASEAN, dan KTT Korea Selatan-Mekong di Busan mulai tanggal 25-27 November mendatang.

Pilihan Editor