Pergi ke Menu Pergi ke Halaman Utama

Politik

Pemerintah Korsel Pertimbangkan Izin Pariwisata Pribadi ke Korut

Write: 2020-01-17 15:31:46Update: 2020-01-17 17:49:41

Pemerintah Korsel Pertimbangkan Izin Pariwisata Pribadi ke Korut

Photo : YONHAP News

Pemerintah Korea Selatan pada hari Jumat (17/01/20) diketahui sedang mempertimbangkan langkah untuk memperbolehkan pariwisata ke Korea Utara melalui negara ketiga dengan visa yang dikeluarkan oleh Korea Utara.

Walau belum ada kasus perjalanan pribadi warga Korea Selatan ke Korea Utara melalui negara ketiga, tapi warga Korea Selatan yang memiliki kartu penduduk tetap (green card) Amerika Serikat pernah berwisata ke negara komunis itu melalui biro wisata.

Jika dilaksanakan kunjungan ke Korea Utara dengan visa, maka warga Korea Selatan dapat mengunjungi Korea Utara dalam paket perjalanan biro wisata dari negara ketiga.

Selama ini, jika hendak bepergian ke Korea Utara melalui China dalam urusan sosial, budaya, dan bantuan kemanusiaan, warga negara Korea Selatan harus menyertai surat undangan dan visa yang dikeluarkan oleh pemerintah Korea Utara.

Menurut rencana pemerintah Korea Selatan, proses perolehan izin untuk kunjungan ke Korea Utara yang memakan waktu seminggu untuk saat ini akan dipersingkat.

Jika melakukan kunjungan ke Korea Utara dengan visa, pada tahap awalnya akan difokuskan pada wisata pribadi dalam skala yang kecil seperti kunjungan anggota keluarga terpisah.

Sehubungan dengan itu, perwakilan pemerintah Korea Selatan mengatakan bahwa sudah banyak negara yang memperbolehkan pariwisata pribadi ke Korea Utara, tapi hanya masyarakat Korea Selatan yang tidak boleh melakukannya selama ini.

Pariwisata pribadi ke Korea Utara ini salah satu solusi untuk masalah perjalanan Gunung Geumgangsan dan tidak dikenakan sanksi DK PBB terhadap Korea Utara.

Namun demikian, tidak sedikit halangan untuk pariwisata pribadi tersebut. Salah satunya adalah kemungkinan apakah Korea Utara akan menyambut gagasan tersebut. Negara itu sudah menutup pintu untuk kerja sama pertukaran antar-Korea sejak perundingan dengan Amerika Serikat di Hanoi gagal pada bulan Februari tahun lalu.

Selain itu, isu keamanan warga Korea Selatan tetap dipertanyakan karena pariwisata pribadi tersebut jauh lebih bebas daripada wisata berkelompok.  

Tidak mudah juga memberi pemahaman kepada masyarakat internasional termasuk Amerika Serikat yang menekankan kerja sama dalam sanksi terhadap Korea Utara tentang pariwisata pribadi ke Korea Utara.

Pilihan Editor

Close

Situs kami menggunakan cookie dan teknologi lainnya untuk memberikan Anda layanan yang lebih baik. Dengan terus menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan teknologi ini dan kebijakan kami. Detail >