Pergi ke Menu Pergi ke Halaman Utama

Ekonomi

Tidak Ada Dampak Berarti dari Pembatasan Ekspor Jepang terhadap Korsel

Write: 2020-02-18 10:54:22Update: 2020-02-27 14:26:19

Photo : KBS News

Kementerian Perindustrian, Perdagangan, dan Sumber Daya Korea Selatan menegaskan akan melepaskan ketergantungan terhadap Jepang dalam laporan kebijakan di Kantor Kepresidenan Korea Selatan Cheongwadae pada hari Senin (17/02/20). 

Dalam laporan kebijakan tersebut, Menteri Perindustrian, Perdagangan, dan Sumber Daya Korea Selatan, Sung Yoon-mo mengatakan tujuan pertama pada tahun 2020 adalah mewujudkan kemandirian Korea Selatan di bidang bahan baku, suku cadang dan peralatan, hingga mampu melepaskan ketergantungan terhadap Jepang.

Dia mengungkapkan bahwa pengalaman Korea Selatan dalam menanggapi pembatasan ekspor Jepang pada tahun lalu, akan menjadi dasar untuk mencapai tujuan tahun ini.

Pembatasan yang diberlakukan Jepang pada bulan Juli tahun lalu terhadap ekspor tiga bahan teknologi canggih ke Korea Selatan masih berlanjut hingga saat ini, meskipun beberapa pembatasan telah dilonggarkan. 

Menurut pemerintah Korea Selatan, langkah pembatasan ekspor Jepang hanya memiliki dampak yang terbatas pada industri dalam negeri.

Sung menambahkan tidak ada satu pun gangguan pada produksi lokal meskipun ada pembatasan yang tiba-tiba diterapkan oleh pemerintah Jepang.

Selama laporan kebijakan, Presiden Korea Selatan, Moon Jae-in juga memuji langkah tanggapan nasional terhadap pembatasan ekspor Jepang, dengan menyebut kasus tersebut sebagai contoh yang baik untuk mengubah krisis menjadi peluang.

Pilihan Editor

Close

Situs kami menggunakan cookie dan teknologi lainnya untuk memberikan Anda layanan yang lebih baik. Dengan terus menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan teknologi ini dan kebijakan kami. Detail >