Pergi ke Menu Pergi ke Halaman Utama

Domestik

Mantan Ketua Kelompok Pendukung Nenek Perbudakan Syahwat Bantah Kecurigaan Terhadap Dirinya

Write: 2020-05-29 16:14:57Update: 2020-05-29 17:01:15

Mantan Ketua Kelompok Pendukung Nenek Perbudakan Syahwat Bantah Kecurigaan Terhadap Dirinya

Photo : YONHAP News

Anggota parlemen yang terpilih dari Partai Demokrat Korea, Yoon Mi-hyang yang adalah mantan ketua kelompok Solidaritas Keadilan dan Peringatan untuk Masalah Perbudakan Syahwat Militer Jepang, menolak sejumlah kecurigaan terhadap dirinya maupun kelompok tersebut. Namun, ia mengakui beberapa kesalahannya seperti mengumpulkan dana sumbangan melalui rekening pribadinya.

Yoon menggelar jumpa pers di gedung Majelis Nasional Korea Selatan pada hari Jumat (29/05/20) dan meminta maaf kepada masyarakat Korea Selatan yang kecewa atas dirinya lalu menerangkan tentang kecurigaan tentang dirinya.

Yoon menegaskan bahwa dirinya telah menyampaikan sumbangan yang dikumpulkan untuk menolong korban perbudakan syahwat kepada pihak yang bersangkutan.

Mengenai jual beli bangunan bernama "Healing Center" di kota Anseong, Provinsi Gyeonggido, Yoon mengatakan tidak benar bahwa pihaknya membeli bangunan itu dengan harga yang lebih mahal 400 juta won dari harga pasarnya. Harga jual bangunan pada awalnya lebih dari 900 juta won dan menjadi 750 juta won setelah ditawar.

Yoon juga menolak klaim yang mengatakan tidak ada pemberitahuan kepada para nenek perbudakan syahwat tentang isi Kesepakatan Korea Selatan dan Jepang pada tahun 2015. Menurutnya, dirinya telah mengonfirmasikan niat para nenek untuk menerima uang yang diberikan pemerintah Jepang.

Yoon membantah dengan mengatakan bahwa dirinya maupun suaminya tidak pernah mengambil keuntungan dalam membuat majalah kelompok tersebut di penerbit surat kabar sipil Suwon yang dikelola oleh suaminya.

Kemudian, Yoon mengakui bahwa dirinya mengumpulkan dana sumbangan tersebut melalui rekening pribadi jika sumbangan itu bukan seluruhnya untuk para nenek, dan kemudian meminta maaf atas hal tersebut.

Selanjutnya, ia tidak pernah menggunakan dana sumbangan untuk kepentingan pribadi dan dari jumlah total sembilan kali pengumpulan dana sebanyak 280 juta won, 230 juta won dibelanjakan sesuai dengan tujuannya dan 50 juta won sisanya dipakai untuk proyek kelompok tersebut.

Yoon menambahkan, dirinya akan menjelaskan semua kecurigaan terhadapnya melalui pemeriksaan kejaksaan dan keterangan tambahan di kemudian hari.

Pilihan Editor

Close

Situs kami menggunakan cookie dan teknologi lainnya untuk memberikan Anda layanan yang lebih baik. Dengan terus menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan teknologi ini dan kebijakan kami. Detail >