Pergi ke Menu Pergi ke Halaman Utama

Politik

Kemlu Korsel Panggil Konsul Jenderal Jepang untuk Korsel Terkait Isu Klaim Kepemilikan Pulau Dokdo

Write: 2020-07-14 15:15:00Update: 2020-07-14 19:05:23

Photo : YONHAP News

Kementerian Luar Negeri Korea Selatan memprotes dengan keras klaim kepemilikan Pulau Dokdo oleh Jepang di Buku Putih Pertahanan Jepang Tahun 2020 dan memanggil Konsul Jenderal Jepang untuk Korea Selatan, Hirohisa Soma pada hari Selasa (14/07/20) untuk mendesak pencabutan klaim tersebut. 

Kementerian Pertahanan Korea Selatan juga menanggil diplomat urusan pertahanan di Kedutaan Besar Jepang untuk Korea Selatan pada hari yang sama untuk menyampaikan protes kerasnya terhadap klaim kepemilikan Pulau Dokdo dalam Buku Putih Pertahanan tersebut, investigasi pesawat pengintai Jepang yang diduga terbang rendah dan mengancam kapal Korea Selatan, klaim sepihak Jepang tentang Perjanjian Perlindungan Informasi Militer (General Security of Military Information Agreement, GSOMIA), dan sebagainya. 

Pada Selasa pagi, pemerintah Jepang membuka sidang kabinet dan mengesahkan Buku Putih Pertahanan Jepang Tahun 2020 yang mengklaim kedaulatan terhadap Pulau Dokdo. 

Jepang menyatakan bahwa masih ada masalah teritorial terkait Kepulauan Kuril dan Takeshima, yaitu sebutan bahasa Jepang untuk Pulau Dokdo, yang hingga saat ini masih belum dipecahkan.

Jepang terus mengeluarkan klaim serupa di Buku Biru Diplomatik yang dirilis setiap tahunnya pada bulan April, namun sebutan isu tersebut di Buku Putih Pertahanan mempunyai makna yang berbeda karena menyiratkan kemungkinan potensi konflik bersenjata.

Sementara itu, Jepang mengekspresikan Korea Utara sebagai ancaman yang sangat serius bagi keamanan Jepang karena Korea Utara telah memiliki kemampuan serangan melalui senjata nuklir.

Pilihan Editor

Close

Situs kami menggunakan cookie dan teknologi lainnya untuk memberikan Anda layanan yang lebih baik. Dengan terus menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan teknologi ini dan kebijakan kami. Detail >