Pergi ke Menu Pergi ke Halaman Utama

Politik

Presiden Moon: Pihak Korban Perbudakan Syahwat Harus Diutamakan dalam Menyelesaikan Isu Tersebut

Write: 2020-08-14 14:19:45Update: 2020-08-14 17:41:31

Presiden Moon: Pihak Korban Perbudakan Syahwat Harus Diutamakan dalam Menyelesaikan Isu Tersebut

Photo : YONHAP News

Presiden Korea Selatan, Moon Jae-in menegaskan prinsip utama dalam menyelesaikan masalah korban perbudakan syahwat adalah mengutamakan pihak korban dan berupaya agar masyarakat dapat berpartisipasi dalam gerakan perbudakan syahwat. 

Dalam pidato sambutan virtualnya untuk upacara Hari Peringatan Korban Perbudakan Syahwat Perang Jepang, Moon juga mengatakan bahwa pemerintah Korea Selatan akan terus mencari solusi hingga para nenek korban perbudakan syahwat mengatakan, "sudah cukup." 

Moon melanjutkan bahwa pihaknya melakukan pemeriksaan, penelitian, dan pendidikan untuk membenarkan sejarah dengan cara yang lebih baik, agar lebih banyak pelajar dan penduduk dapat berkoalisi dengan nenek perbudakan syahwat.

Presiden Moon juga menuturkan bahwa kini korban nenek perbudakan syahwat tengah menyarankan arah baru untuk menyelesaikan masalah perbudakan syahwat dan pemerintah akan menyediakan langkah-langkah untuk mencapai perdamaian dan hak asasi manusia yang dapat dihargai dan dinikmati oleh generasi Korea Selatan maupun Jepang yang selanjutnya di masa depan.

Upacara peringatan yang ketiga pada tahun ini dihadiri oleh sekitar 100 orang dari berbagai bidang termasuk nenek perbudakan syahwat bernama Lee Yong-soo, dan Menteri Kesetaraan Gender dan Keluarga Korea Selatan, Lee Jung-ok.

Pilihan Editor

Close

Situs kami menggunakan cookie dan teknologi lainnya untuk memberikan Anda layanan yang lebih baik. Dengan terus menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan teknologi ini dan kebijakan kami. Detail >