Pergi ke Menu Pergi ke Halaman Utama

Domestik

Hingga Jumat, Kasus Kematian Setelah Vaksin Influenza di Korsel Mencapai 30 Kasus

Write: 2020-10-23 15:09:55Update: 2020-10-23 15:19:55

Hingga Jumat, Kasus Kematian Setelah Vaksin Influenza di Korsel Mencapai 30 Kasus

Photo : YONHAP News

Hingga Jumat (23/10/20) ini, 30 orang di Korea Selatan dilaporkan meninggal dunia setelah menerima suntik vaksin influenza.

Direktorat Jenderal Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea (Korea Disease Control and Prevention Agency, KDCA) resmi melaporkan bahwa 25 orang meninggal dunia setelah menerima suntik vaksin influenza hingga Kamis (22/10/20) pukul 16.00 waktu Korea.

Namun, tambahan kasus kematian terus dilaporkan hingga mencapai 30 kasus pada hari Jumat.

Berdasarkan daerah, 4 kasus dilaporkan di Provinsi Gyeongsang Utara, 3 kasus masing-masing di ibu kota Seoul, Jeolla Utara dan Selatan, dan Gyeongsang Selatan, dan sebagainya.

Berdasarkan usia, 9 orang berusia 80 tahun ke atas, 12 orang berusia 70-an tahun, 1 orang berusia 60-an tahun, dan 3 orang berusia di bawah 60-an tahun.

Karena kasus kematian terus dilaporkan, Ikatan Dokter Korea (Korean Medical Association, KMA) mengusulkan penundaan suntik vaksin influenza untuk sementara waktu demi mencari tahu kaitan antara kematian dengan vaksin.

Sedangkan Perhimpunan Ilmu Vaksin Korea (Korean Vaccine Society) menyatakan penyuntikan vaksin influenza harus diteruskan karena kematian tidak berkaitan dengan vaksin.

Sementara itu, Perdana Menteri Korea Selatan, Chung Sye-kyun mengatakan vaksinasi dan kematian yang dilaporkan tidak berkaitan dan harus mempercayai pakar dan menurutinya.

Pilihan Editor

Close

Situs kami menggunakan cookie dan teknologi lainnya untuk memberikan Anda layanan yang lebih baik. Dengan terus menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan teknologi ini dan kebijakan kami. Detail >