Pergi ke Menu Pergi ke Halaman Utama

Politik

Korut Perintahkan Kantor Perwakilannya di Luar Negeri Agar Tidak Rangsang AS

Write: 2020-11-27 14:40:26Update: 2020-11-27 16:51:32

Korut Perintahkan Kantor Perwakilannya di Luar Negeri Agar Tidak Rangsang AS

Photo : YONHAP News

Badan Intelijen Nasional Korea Selatan pada hari Jumat (27/11/20) mengatakan Korea Utara tampaknya menunjukkan sikap yang serius terkait resmi terpilihnya Joe Biden sebagai presiden Amerika Serikat (AS).

Badan itu dalam pertemuan di komite intelijen parlemen pada hari Jumat menguraikan bahwa Korea Utara biasanya memberitakan hasil pemilihan presiden AS dalam waktu 10 hari, tetapi kali ini belum ada media pemerintah Korea Utara yang memberitakan hal tersebut, termasuk Rodong Sinmun.

Anggota Komite Intelijen dari Partai Demokrat Korea, Kim Byung-kee menyampaikan bahwa Korea Utara telah memerintahkan perwakilannya di luar negeri agar tidak merangsang AS dan jika terjadi masalah maka duta besar yang bersangkutan yang harus bertanggung jawab.

Menurut Badan Intelijen Nasional Korea Selatan, Korea Utara memperlihatkan kegelisahan bahwa hubungan baiknya dengan Presiden AS, Donald Trump menjadi sia-sia dan hubungan dengan Biden harus dimulai dari nol.

Kim menerangkan, Biden mendekati Korea Utara secara sistematis berdasarkan pembahasan dan penelitian kebijakan dari pejabat tinggi yang bersangkutan, berbeda dengan pendekatan yang dilakukan oleh Trump. 

Menurut Kim, Korea Utara lebih menginginkan pembicaraan dengan AS daripada pembicaraan antar-Korea.

Pilihan Editor

Close

Situs kami menggunakan cookie dan teknologi lainnya untuk memberikan Anda layanan yang lebih baik. Dengan terus menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan teknologi ini dan kebijakan kami. Detail >