Pergi ke Menu Pergi ke Halaman Utama

Domestik

Korsel Laporkan 880 Kasus COVID-19 pada 15 Desember

Write: 2020-12-15 10:31:38Update: 2020-12-15 16:20:29

Korsel Laporkan 880 Kasus COVID-19 pada 15 Desember

Photo : YONHAP News

Korea Selatan melaporkan 880 kasus COVID-19 pada hari Selasa (15/12/20) di tengah lonjakan kasus yang tidak kunjung berhenti.

Direktorat Jenderal Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea (Korea Disease Control and Prevention Agency, KDCA) mengatakan hingga Selasa dini hari, total kumulatif pasien COVID-19 di Korea Selatan menjadi 44.364 orang.
 
Kasus harian jatuh ke angka 718 kasus pada sehari sebelumnya karena turunnya jumlah pemeriksaan yang dilakukan pada akhir pekan, namun naik kembali pada hari ini dengan hampir menyentuh 900 kasus.
 
Dari antaranya, 848 kasus merupakan penularan lokal, sementara 32 lainnya berasal dari luar negeri.
Jumlah kasus di wilayah metropolitan Seoul mencapai 575 kasus, termasuk 246 kasus di ibu kota Seoul, 274 di Provinsi Gyeonggido, dan 55 di kota Incheon.

Sementara kota Ulsan melaporkan 49 kasus dan kota Busan melaporkan 40 kasus.
 
Jumlah pasien COVID-19 yang kritis naik dua puluh orang menjadi total 205 orang.
 
Tiga belas kasus kematian akibat COVID-19 dilaporkan selama 24 jam terakhir, meningkatkan jumlah kematian menjadi 600 kasus. Case fatality rate (CFR) mencapai 1,35 persen.

Sementara itu, pemerintah Korea Selatan menyatakan akan mengerahkan segala kemampuannya untuk menahan penyebaran COVID-19.
 
Dalam pertemuan dengan para pejabat pada hari Selasa, Perdana Menteri Korea Selatan, Chung Sye-kyun menekankan bahwa kepatuhan ketat terhadap protokol jaga jarak sosial dan pencegahan penyakit harus diprioritaskan jika mengingat beban yang akan ditimbulkan dari peningkatan jaga jarak sosial.
 
Untuk menghindari jaga jarak sosial Level 3, PM Chung mencari kerja sama dari sektor publik dan swasta.
 
Dia memerintahkan sektor publik agar mempekerjakan dari rumah lebih dari sepertiga karyawannya dan membatalkan semua acara dan pertemuan hingga akhir tahun.
 
Chung juga memerintahkan kementerian dan kepolisian untuk bergabung dengan pemerintah kota dalam melakukan inspeksi bersama atas pelanggaran protokol pencegahan penyakit.

Pilihan Editor

Close

Situs kami menggunakan cookie dan teknologi lainnya untuk memberikan Anda layanan yang lebih baik. Dengan terus menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan teknologi ini dan kebijakan kami. Detail >