Pergi ke Menu Pergi ke Halaman Utama
Go Top

Internasional

Wamenlu Korsel dan AS Bertemu di Washington

Write: 2021-06-10 14:46:28Update: 2021-06-10 15:11:37

Wamenlu Korsel dan AS Bertemu di Washington

Photo : YONHAP News

Korea Selatan dan Amerika Serikat (AS) menggelar pertemuan wakil menteri luar negeri untuk membahas langkah lanjutan dari hasil konferensi tingkat tinggi Korea Selatan dan AS pada bulan Mei lalu.

Kementerian Luar Negeri Korea Selatan pada hari Kamis (10/06) menyampaikan bahwa Wakil Pertama Menteri Luar Negeri Korea Selatan Choi Jong-gun bersama mitranya dari AS, Wendy Sherman, bertemu di Washington pada hari Kamis (09/06) waktu setempat. 

Menurut kementerian, kedua wakil menteri tersebut sepaham akan keberhasilan KTT Korea Selatan dan AS dan sepakat untuk menjalankan langkah lanjutan dengan lancar dan segera di bidang vaksin, teknologi canggih, rantai pasokan, dan kerja sama dengan ASEAN serta negara-negara Amerika Tengah.

Kedua pihak juga kembali mengonfirmasi perlunya kegiatan diplomasi dan dialog untuk mencapai tujuan denuklirisasi lengkap dan perdamaian permanen di Semenanjung Korea, kemudian sepakat untuk melakukan kerja sama erat untuk mengupayakan dimulainya kembali pembicaraan dengan Korea Utara.

Selain itu, kedua wakil menteri itu bertukar pendapat mengenai kondisi dan kolaborasi dengan negara-negara penting lain di dunia, khususnya di wilayah Indo-Pasifik.

Choi dan Sherman menilai Korea Selatan dan AS telah melakukan komunikasi dan pertukaran secara erat sejak peluncuran Pemerintahan Biden dan akan mengaktifkan pembicaraan tatap muka.

Kementerian menambahkan kedua wakil menteri tersebut juga kembali mengonfirmasi pentingnya kerja sama trilateral antara Korea Selatan, AS dan Jepang. 

Usai pertemuan dengan Sherman, Choi menyampaikan kepada wartawan bahwa penting agar keberhasilan KTT Korea Selatan dan AS diteruskan dengan langkah lanjutan yang cepat.

Kemudian, Choi juga menemui staf pembantu penasihat keamanan nasional Gedung Putih untuk membahas tindak lanjut KTT Korea Selatan dan AS serta situasi di Semenanjung Korea dan Myanmar.

Pilihan Editor

Close

Situs kami menggunakan cookie dan teknologi lainnya untuk memberikan Anda layanan yang lebih baik. Dengan terus menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan teknologi ini dan kebijakan kami. Detail >