Pergi ke Menu Pergi ke Halaman Utama
Go Top

Internasional

Rusia: ‘Terdapat Potensi Risiko Peningkatan Konflik Militer di Semenanjung Korea’

Write: 2024-02-12 14:05:28Update: 2024-02-12 15:53:39

Rusia: ‘Terdapat Potensi Risiko Peningkatan Konflik Militer di Semenanjung Korea’

Photo : YONHAP News

Pejabat senior Kementerian Luar Negeri Rusia mengakui bahwa dirinya tidak mengesampingkan adanya potensi yang meningkat tajam atas terjadinya konflik militer langsung di Semenanjung Korea, dengan mengutip pernyataan keras dari pemimpin Korea Utara Kim Jong-un yang dilontarkan baru-baru ini. 

Pada bulan lalu, Kim mengatakan bahwa jika Korea Selatan berupaya untuk menggunakan lebih dulu kekerasannya terhadap Korea Utara, maka rezimnya tidak akan ragu untuk memusnahkan Korea Selatan dengan mengerahkan segala cara dan kekuatan yang ada. 

Adapun pada bulan Desember lalu, Kim juga menyebut adanya kemungkinan untuk melakukan invasi nuklir ke Amerika Serikat, ketika Washington mengambil keputusan yang salah dalam melawan Pyongyang. 

Wakil Direktur Pertama Kementerian Luar Negeri Rusia Ivan Zelokhovtsev mengatakan dalam wawancara dengan kantor berita Rusia, RIA Novosti pada hari Minggu (11/02) waktu setempat, bahwa serangkaian pernyataan Kim tersebut bermunculan sejalan dengan adanya aktivitas militer yang berbahaya. Dimana AS dan sekutunya menggelar latihan gabungan yang menargetkan Korea Utara. 

Dia mengklaim bahwa Korea Utara tidak punya pilihan lain, selain mengambil tindakan yang wajar untuk melindungi keamanan dan meningkatkan pertahanan demi menjamin kedaulatan rezimnya. 

Mengenai hubungan antara Korea Selatan dan Rusia, dia menilai bahwa pemerintah Seoul telah menunjukkan kesediaannya untuk memulihkan kembali hubungan kedua negara, namun keputusan terakhir akan dibuat setelah meninjau rincian kebijakan Seoul terhadap Moskow.

Pilihan Editor

Close

Situs kami menggunakan cookie dan teknologi lainnya untuk memberikan Anda layanan yang lebih baik. Dengan terus menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan teknologi ini dan kebijakan kami. Detail >