Pergi ke Menu Pergi ke Halaman Utama

Ekonomi

Konsumsi Swasta Korsel Melemah Akibat Gelombang Kedua COVID-19

Write: 2020-09-22 16:18:56Update: 2020-09-22 18:27:56

Konsumsi Swasta Korsel Melemah Akibat Gelombang Kedua COVID-19

Photo : Getty Images Bank

Konsumsi swasta melemah setelah gelombang kedua COVID-19 merebak di Korea Selatan pada pertengahan Agustus lalu. Di sisi lain, layanan tatap muka dan konsumsi di luar negeri juga masih belum sepenuhnya pulih sehingga turut berpengaruh pada pemulihan konsumsi swasta.

Menurut Bank Sentral Korea (BOK) pada hari Selasa (22/09/20), aturan jaga jarak sosial diperketat setelah pertengahan Agustus lalu, sehingga penggunaan kendaraan umum dan konsumsi di waktu senggang juga turut berkurang. 

Konsumsi layanan di fasilitas penginapan, makanan, kesenian, dan olahraga juga berkurang, namun konsumsi di internet tetap meningkat. Jumlah pendapatan oleh pedagang kecil juga berkurang, khususnya jumlah penjualan pada bulan September yang turun drastis akibat jaga jarak sosial Level 2,5 di wilayah metropolitan Seoul.

BOK menjelaskan bahwa pemulihan konsumsi swasta ke depannya juga akan tetap lambat karena sentimen konsumen melemah akibat kekhawatiran penyebaran kembali COVID-19 dan larangan bepergian antar negara. 

Namun, peningkatan permintaan untuk layanan tanpa tatap muka dan peningkatan jumlah tabungan pasti akan berpengaruh positif pada konsumsi swasta di kemudian hari.

Pilihan Editor

Close

Situs kami menggunakan cookie dan teknologi lainnya untuk memberikan Anda layanan yang lebih baik. Dengan terus menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan teknologi ini dan kebijakan kami. Detail >