Pergi ke Menu Pergi ke Halaman Utama

Politik

Pemerintah Korsel Akan Pungut Biaya Tol Saat Hari Raya Chuseok Demi Cegah Arus Mudik

Write: 2020-09-16 13:24:02

Photo : YONHAP News

Jumlah kasus harian COVID-19 di Korea Selatan tetap berada di kisaran 100 kasus selama 14 hari berturut-turut. 
 
Direktorat Jenderal Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea (Korea Disease Control and Prevention Agency, KDCA) mengatakan hingga Rabu (16/09/20) dini hari, terdapat 113 kasus COVID-19 sehingga total kumulatif pasien di Korea Selatan menjadi 22.504 orang.
 
Dari antara kasus baru tersebut, 105 kasus merupakan infeksi lokal, sedangkan delapan lainnya berasal dari luar negeri.
 
Jumlah penularan lokal kembali mencapai lebih dari 100 kasus pada hari Rabu ini, setelah tetap berada di kisaran puluhan kasus sejak hari Sabtu (12/09/20) lalu.
 
Sementara itu, otoritas pencegahan penyakit Korea Selatan menyediakan langkah penanganan terhadap demonstrasi dari beberapa kelompok yang dijadwalkan akan berlangsung pada Hari Kebangsaan Korea yang jatuh pada tanggal 3 Oktober.
 
Aparat kepolisian Korea Selatan telah melarang 87 permintaan izin untuk unjuk rasa pada tanggal 3 Oktober. Pihaknya juga memutuskan untuk melarang permintaan izin tambahan dan akan mengambil tindakan tegas jika aksi unjuk rasa tetap dilaksanakan.
 
Untuk menahan penyebaran COVID-19 di masa liburan hari raya Chuseok, pemerintah Korea Selatan telah memutuskan untuk tetap memungut biaya jalan tol di seluruh negeri demi menghindari arus mudik massal. 

Pemerintah Korea Selatan telah membebaskan biaya penggunaan jalan tol untuk semua kendaraan selama masa liburan hari raya Chuseok dan tahun baru imlek sejak tahun 2017.

Pilihan Editor

Close

Situs kami menggunakan cookie dan teknologi lainnya untuk memberikan Anda layanan yang lebih baik. Dengan terus menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan teknologi ini dan kebijakan kami. Detail >