Warta Berita

Semenanjung Korea, A to Z

Selangkah Satu Korea

Langkah Pemerintah Korsel untuk Dorong Kembali Perdamaian di Semenanjung Korea

2020-10-22

ⓒ YONHAP News

Perhatian tengah tertuju pada inisiatif perdamaian Semenanjung Korea dari Presiden Korea Selatan, Moon Jae-in. Banyak yang bertanya, apakah inisiatif tersebut dapat didorong kembali seiring dengan pelaksanaan Olimpiade Tokyo pada tahun depan atau tidak. Setelah Yoshihide Suga dilantik menjadi perdana menteri Jepang yang baru, Moon menyampaikan harapannya agar krisis COVID-19 dapat segera berakhir dan Olimpiade Tokyo dapat digelar dengan sukses. Kedua pemimpin juga sepakat untuk melakukan kerja sama yang lebih erat untuk memfasilitasi proses perdamaian di Semenanjung Korea.  


Sementara itu pada tanggal 16 Oktober, Penasihat Keamanan Nasional AS, Robert O’Brien mengatakan bahwa mungkin ada peluang untuk melanjutkan pembicaraan denuklirisasi dengan Korea Utara menjelang Olimpiade Tokyo pada Juli tahun depan. Pernyataan itu muncul setelah Ketua Dewan Keamanan Nasional Korea Selatan, Suh Hoon bertemu dengan O'Brien selama kunjungannya ke AS yang berlangsung dari tanggal 13 hingga 16 Oktober.


Selama kunjungannya di AS, Suh kembali menyinggung seruan Presiden Moon untuk secara resmi mengumumkan berakhirnya Perang Korea. Namun, Washington bersikeras bahwa denuklirisasi Korea Utara harus dilaksanakan terlebih dahulu sebelum membahas deklarasi untuk mengakhiri perang. Suh menyuarakan komitmen Presiden Moon untuk hubungan yang lebih baik antara kedua Korea. 


Perhatian dunia saat ini tertuju pada pemilihan presiden AS yang akan berlangsung pada tanggal 3 November. Terlepas dari hasil pemilu, penting bagi Korea Selatan untuk melakukan upaya diplomatik demi mendorong kembali proses perdamaian Semenanjung Korea dan mencegah semakin panjangnya kebuntuan dalam hubungan antar-Korea serta hubungan antara Korea Utara dan AS. Para pengamat mengatakan bahwa Korea Selatan perlu memulai proses perdamaian untuk sisa waktu hingga akhir tahun ini.

Berita Terbaru