Warta Berita

Semenanjung Korea, A to Z

Selangkah Satu Korea

Banjir Kritik dari Korut ke Arah Korsel

2020-11-05

ⓒ YONHAP News

Belakangan ini, Korea Utara terus mengecam pemerintah Korea Selatan. Pada tanggal 29 Oktober, KCNA melontarkan kecaman  pedas kepada Ketua Badan Keamanan Nasional Korea Selatan, Suh Hoon. Mereka mengklaim dengan ekspresi yang kasar, bahwa pejabat senior di bidang keamanan nasional Korea Selatan diam-diam mengunjungi AS dan bermain-main dengan para pejabat di sana. Agak tidak lazim bagi Korea Utara untuk secara langsung mengecam ketua badan keamanan nasional Korea Selatan yang menangani kebijakan pemerintah Seoul terhadap Korea Utara secara menyeluruh.  


Kritik Korea Utara terhadap Korea Selatan terus berlanjut pada bulan November ini, terutama atas persekutuan antara Korea Selata dan AS. Korea Utara mengklaim bahwa pemerintah Korea Selatan percaya AS adalah sekutu kuatnya, tetapi Korea Selatan hanya menghadapi segala bentuk penghinaan dan perlakukan dingin dari AS. Pada tanggal 2 November, Korea Utara juga menyebutkan kemungkinan pemasangan sistem pertahanan rudal berbasis darat (Terminal High Altitude Area Defense, THAAD) di Korea Selatan, dengan memprotes upaya militer Korea Selatan dan AS, sembari menyebutnya sebagai perilaku yang sembrono. Tampaknya Korea Utara mengkritik kerja sama antara Korea Selatan dan AS dalam proses mencari strategi yang tepat untuk melanjutkan dialog dengan pemerintah AS selanjutnya.


Ada yang berspekulasi bahwa kritik Korea Utara terhadap Korea Selatan sebenarnya menunjukkan harapan mereka untuk memulihkan hubungan antar-Korea daripada menghancurkannya. Mengenai klaim Korea Utara bahwa Korea Selatan bertanggung jawab atas kematian ASN-nya, pemerintah Seoul memberikan tanggapan yang sederhana. Korea Selatan telah menyerukan agar Korea Utara dengan cepat melakukan upayanya untuk mengemukakan kebenaran di balik insiden tersebut dan juga mendesak agar saluran komunikasi militer antar-Korea segera dipulihkan untuk tujuan itu. Tetapi diktakan bahwa pemerintah Seoul perlu mengambil tanggapan yang tegas terhadap kritik Korea Utara yang ekstrem. 

Berita Terbaru