Warta Berita

Semenanjung Korea, A to Z

Selangkah Satu Korea

Korea Utara Ingin Diakui sebagai Negara Pemilik Senjata Nuklir

2021-10-21

ⓒ YONHAP News

Korea Utara menembakkan rudal pada delapan kesempatan berbeda dalam tahun ini saja. Tampaknya Korea Utara telah memacu pengembangan persenjataannya sejak mengumumkan rencana pertahanan lima tahun di kongres kedelapan Partai Buruh pada Januari tahun ini. Serangkaian gerakan Korea Utara tersebut dianggap sebagai  langkah nyata untuk mendapatkan pengakuan dari komunitas internasional sebagai negara pemilik senjata nuklir. 

 

Korea Utara telah lama bersiap untuk mendapatkan pengakuan sebagai negara pemilik senjata nuklir. Pada tahun 2005, Korea Utara secara resmi menyatakan kepemilikan senjata nuklir. Pada 2012, tepat setelah Kim Jong-un mulai berkuasa, Korea Utara menetapkan dalam buku Konstitusinya bahwa negara itu sudah menjadi negara pemilik senjata nuklir. Pada tanggal 1 April 2013, rapat pleno Komite Sentral Partai Buruh Korea mengadopsi undang-undang mengenai pengukuhan posisi sebagai negara pemilik senjata nuklir untuk pertahanan diri. Korea Utara sejauh ini telah melakukan enam uji coba nuklir dan lebih dari 100 uji tembak rudal. 


Perjanjian Non-Proliferasi Nuklir (NPT) mulai berlaku pada tanggal 5 Maret 1970 dengan tujuan untuk mencegah penyebaran senjata nuklir. Korea Utara bergabung dengan NPT pada Desember 1985. Korea Utara mengumumkan niatnya untuk menarik diri dari perjanjian itu pada 1993 dengan mempermasalahkan inspeksi Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA). Setelah Korea Utara dan AS menandatangani Kesepakatan Jenewa pada 1994, Korea Utara mengatakan akan kembali ke NPT. Namun, setelah kesepakatan tersebut runtuh, Korea Utara kembali mengumumkan penarikan diri dari NPT pada tahun 2003. Setelah itu, negara tersebut menyatakan kepemilikan senjata nuklir. Namun Korea Utara mengembangkan senjata nuklir setelah menyetujui NPT. Maka demikian, komunitas internasional tidak dapat mengakui Korea Utara sebagai negara pemilik nuklir. Demikian Korea Utara berusaha mengatasi kesulitan ekonomi dan memperkuat persatuan internal di dalam negeri, sekaligus berupaya untuk mendapatkan pengakuan internasional sebagai negara pemilik senjata nuklir. 

Berita Terbaru