Pergi ke Menu Pergi ke Halaman Utama
Go Top

Sejarah

Cermin Peramal

2019-01-23

Annyeonghasimnika, Inilah Seoul

© Getty Images Bank

Alkisah ada seorang pedagang bernama Wang Chang-geun.


Pedagang itu berasal dari Negara Tang dan sempat berkunjung ke daerah Cheolwon di Kerajaan Goryeo untuk melakukan bisnis perdagangannya.


Wang menemukan seorang lansia berambut dan berjenggot putih di sebuah pasar di daerah Cheolwon.


Lansia itu memegang sebuah cermin di tangan kanannya dan sebuah mangkuk nasi di tangan kirinya.


Wang merasa bingung dan terus menatap lansia itu.


Tiba-tiba, sang lansia menyapa Wang.


Lansia : Apakah Anda ingin memiliki cermin ini?


Wang merasa cermin itu berbeda dari biasanya, sehingga ia kembali bertanya kepada lansia itu.


Wang : Bapak ingin menjualnya dengan harga berapa kepada saya?


Lansia : Cukup lima karung beras saja.


Wang membeli cermin milik lansia itu dengan memberikan beras yang dimilikinya. 


Sementara itu, lansia itu membagi-bagikan beras yang didapatkan dari pedagang Wang kepada kaum pengemis di sekitarnya.


Kemudian lansia itu menghilang. 


Wang Chang-geun melihat-lihat cermin yang dibelinya karena Ia menggangap cermin ini ajaib. 


Namun, dia tidak bisa menemukan hal yang berbeda dari cermin biasa lainnya.


Wang : Sepertinya, ini hanya cermin biasa deh ...


Setelah pulang ke tempat penginapannya, Wang menggantung cermin itu di dinding kamarnya.


Akan tetapi, hal yang aneh terjadi ketika sinar matahari memantul pada cermin tersebut.


Wang : Eh... Apa ini?


Dalam cermin itu muncul tulisan yang aneh.


Wang : Muncul tulisan... Tapi, apa artinya ya?


Wang tidak bisa memahami makna tulisan yang muncul pada cerminnya tersebut.


Wang segera bergegas menemui sekumpulan sarjana yang menguasai berbagai ilmu di daerahnya.


Kaum sarjana juga merasa kagum melihat cermin aneh itu memunculkan tulisan.


Sarjana : Wanggeon akan mengusir Gungye kemudian menyatukan tiga negara ....?


Sarjana : Yang benar saja.. Tidak mungkin.


Wanggeon adalah raja pertama Negara Goryeo sementara Gungye adalah seorang biksu di Kerajaan Shilla dan pemimpin Kerajaan Hugoguryeo. Dia bersaing dengan Wanggeon untuk menjadi raja Goryeo.


Tidak lama sejak itu, Wanggeon akhirnya mengusir Gungye dan menyatukan tiga negara, Goguryeo, Baekje, dan Shilla.


Demikianlah ramalan cermin ajaib itu terwujud.

Pilihan Editor

Close

Situs kami menggunakan cookie dan teknologi lainnya untuk memberikan Anda layanan yang lebih baik. Dengan terus menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan teknologi ini dan kebijakan kami. Detail >