Pergi ke Menu Pergi ke Halaman Utama
Go Top

Korea Utara

Korut menggelar parade militer dan uji rudal jelajah jarak jauh baru

#Fokus Sepekan l 2021-09-16

Selangkah Satu Korea

ⓒ YONHAP News

Korea Utara merayakan ulang tahun ke-73 pendirian rezim pada malam hari tanggal 9 September dengan mengadakan parade militer di Ibu Kota Pyongyang. Tidak seperti parade militer sebelumnya pada Oktober tahun lalu dan Januari tahun ini, parade militer terbaru itu diadakan dengan skala yang diperkecil. Pawai militer baru-baru ini dipimpin oleh pasukan cadangan yang dikenal sebagai Pengawal Merah Buruh-Petani dan pasukan keamanan publik, yang merupakan pasukan seperti antara militer dan polisi. Dalam parade kali ini, tidak ada satu pun senjata strategis utama dari pasukan reguler yang diturunkan, sedangkan terlihat senjata dan peralatan yang digunakan oleh kelompok paramiliter. Ini mungkin pertama kalinya pasukan cadangan memimpin parade militer yang bisa dikatakan sebagai jenis pertunjukan militeristik baru. 


Menurut video yang disiarkan oleh Televisi Pusat Korea Utara, Pemimpin Kim Jong-un menghadiri acara tersebut pada tanggal 9 September pukul 24.00 waktu setempat, tetapi dia tidak menyampaikan pidato apa pun. Korea Utara juga tidak menyampaikan pesan apa pun ke dunia luar. Penduduk Korea Utara telah menderita akibat pandemi COVID-19 selama hampir dua tahun. Negara ini juga dilanda bencana alam dalam periode tersebut. Tampaknya Korea Utara menggunakan parade militer untuk menghibur rakyat yang telah mengalami penderitaan. 


Empat hari setelah parade militer, pada 13 September, Korea Utara mengumumkan telah berhasil menguji rudal jelajah jarak jauh baru pada akhir pekan, yakni 11 dan 12 September. Perhatian juga tertuju pada waktu uji coba rudal yang dilakukan hanya sehari sebelum utusan nuklir dari Korea Selatan, AS, dan Jepang bertemu di Tokyo untuk membahas proses denuklirsasi Korea Utara. Menteri Luar Negeri China Wang Yi juga mengunjungi Korea Selatan pada 14 dan 15 September. Benar bahwa Korea Utara tampaknya memutuskan waktu uji coba dengan mempertimbangkan kegiatan-kegiatan diplomatik regional. Tetapi, dikatakana perlunya untuk menganalisis secara mendalam mengenai waktu pengujian tersebut dari pandangan yang lebih luas.

Pilihan Editor

Close

Situs kami menggunakan cookie dan teknologi lainnya untuk memberikan Anda layanan yang lebih baik. Dengan terus menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan teknologi ini dan kebijakan kami. Detail >