Pergi ke Menu Pergi ke Halaman Utama
Go Top

Ekonomi

Ketua Badan Negosiasi Perdagangan Korsel Minta AS untuk Bahas Masalah IRA

Write: 2023-11-30 18:04:28Update: 2023-11-30 18:11:19

Ketua Badan Negosiasi Perdagangan Korsel Minta AS untuk Bahas Masalah IRA

Photo : YONHAP News

Ketua Badan Negosiasi Perdagangan Kementerian Perindustrian, Perdagangan, dan Sumber Daya Korea Selatan Ahn Du-geun meminta Amerika Serikat (AS) untuk membahas masalah-masalah terkait entitas asing yang menjadi perhatian (FEOC) di bawah Undang-Undang Pengurangan Inflasi (IRA) AS.

Ahn menemui Mike Pyle, Wakil Penasihat Keamanan Nasional Dewan Keamanan Nasional AS (NSC) di Korea Selatan pada hari Kamis (30/11) dan membahas sejumlah masalah perdagangan utama antara Korea Selatan dan AS, termasuk subsidi IRA dan UU Semikonduktor.

Terkait IRA, Ahn menekankan bahwa stabilitas rantai pasokan global mineral utama dan komponen baterai harus dipertimbangkan ketika AS menunjuk FEOC.

Kemudian, dia meminta mitranya dari AS agar permintaan Korea Selatan yang telah disampaikan tersebut dapat sepenuhnya diterapkan.

Sebelumnya, pada bulan Juni lalu, pemerintah Korea Selatan menyampaikan pendapat resminya kepada Kementerian Keuangan AS untuk meminta klarifikasi mengenai perusahaan Cina yang termasuk dalam FEOC.

Berdasarkan IRA yang berlaku mulai Agustus tahun lalu, AS memberikan subsidi hingga 7.500 dolar AS dalam bentuk potongan pajak untuk kendaraan listrik yang akhirnya dirakit di dalam negeri Amerika Utara.

Jika menggunakan mineral inti atau komponen baterai yang diproduksi di FEOC, maka perusahaan bersangkutan tidak mendapatkan subsidi. 

Karena rincian peraturan belum dikeluarkan, produsen baterai sekunder dan kendaraan listrik Korea Selatan sedang mencemaskan soal subsidi tersebut. 

Menurut Kementerian Industri, Ahn meminta AS mempertimbangkan perusahaan Korea yang berinvestasi di AS ketika menerapkan subsidi UU Semikonduktor, perbaikan Pasal 232 Baja yang mengenakan tarif tinggi pada produk baja impor.

Selain itu, Ahn juga meminta dukungan dari pemerintah AS untuk segera meloloskan rancangan undang-undang untuk memperluas kuota visa profesional bagi warga Korea Selatan, yang sedang menunggu keputusan di Kongres AS.

Menurut The Wall Street Journal (WSJ), Kementerian Keuangan AS akan mengumumkan rincian peraturan tentang FEOC pada 1 Desember besok.

Pilihan Editor

Close

Situs kami menggunakan cookie dan teknologi lainnya untuk memberikan Anda layanan yang lebih baik. Dengan terus menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan teknologi ini dan kebijakan kami. Detail >