Pergi ke Menu Pergi ke Halaman Utama
Go Top

Domestik

Pemerintah Korsel Rilis Program Inovatif Untuk Kesehatan Mental Masyarakat

Write: 2023-12-06 15:13:46Update: 2023-12-06 15:16:14

Pemerintah Korsel Rilis Program Inovatif Untuk Kesehatan Mental Masyarakat

Photo : KBS News

Pemerintah Korea Selatan telah menetapkan penyelesaian masalah kesehatan mental sebagai agenda nasional dan mengumumkan langkah-langkah inovatif terkait. 

Pemerintah berencana untuk memperluas skrining atau pemeriksaan awal kesehatan mental pada kaum remaja setiap dua tahun dan juga meningkatkan layanan konseling untuk kesejahteraan psikologis hingga 1 juta orang.  

Faktanya, Korea Selatan memiliki tingkat bunuh diri tertinggi di antara negara-negara anggota Organisasi Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD) sebagaimana jumlah kematian bunuh diri sepanjang tahun lalu mencapai 12.906 orang. 

Salah satu penyebab utama bunuh diri adalah karena masalah kesehatan mental pribadi. Jumlah pasien yang mengalami depresi dalam hidup tercatat menembus 1 juta orang untuk pertama kalinya pada tahun lalu. Bahkan jumlah orang yang berisiko mengalami depresi juga meningkat lebih dari lima kali lipat sebelum dan sesudah pandemi COVID-19.

Pemerintah Korea Selatan mengumumkan langkah-langkah untuk kesejahteraan mental masyarakat, khusus bagi pasien remaja yang mengalami gangguan mental, yang jumlahnya meningkat secara signifikan sebelum dan sesudah pandemi. 

Pertama, pemeriksaan kesehatan mental pada generasi muda akan diperpendek dari yang sebelumnya 10 tahun menjadi 2 tahun, dan cakupan gangguan jiwa yang diperiksa akan ditingkatkan mulai dari depresi hingga skizofrenia dan gangguan bipolar.

Layanan konseling juga akan diperkuat melalui sistem nasional seperti pusat konseling di kampus dan pusat kesehatan bagi pekerja di perusahaan. 

Untuk membantu orang-orang dari segala usia dalam mengelola kesehatan mental mereka dengan lebih mudah, maka layanan diagnosis mandiri (Self-Diagnosis) pun akan dihubungkan dengan aplikasi seperti KakaoTalk dan Naver, serta layanan konseling lewat media sosial juga akan diterapkan ke depannya.

Pilihan Editor

Close

Situs kami menggunakan cookie dan teknologi lainnya untuk memberikan Anda layanan yang lebih baik. Dengan terus menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan teknologi ini dan kebijakan kami. Detail >