Pergi ke Menu Pergi ke Halaman Utama
Go Top

Politik

Pemerintah Korsel Protes Penyelenggaraan Acara 'Hari Takeshima' di Jepang

Write: 2024-02-22 16:04:21Update: 2024-02-22 16:08:15

Pemerintah Korsel Protes Penyelenggaraan Acara 'Hari Takeshima' di Jepang

Photo : YONHAP News

Pemerintah Korea Selatan dengan keras memprotes acara 'Hari Takeshima' yang diadakan di Prefektur Shimane, Jepang. Takeshima adalah nama Pulau Dokdo yang diklaim Jepang sebagai wilayah teritorialnya.

Kementerian Luar Negeri Korea Selatan pada hari Kamis (22/02) mengeluarkan pernyataan melalui juru bicara dan mengatakan bahwa pihaknya memprotes penyelenggaraan acara 'Hari Takeshima', dan Jepang mengulangi klaimnya akan kedaulatan atas Pulau Dokdo. Kemudian, kementerian dengan serius mendesak Jepang untuk segera menghentikan acara tersebut.

Kementerian menegaskan, Pulau Dokdo jelas merupakan wilayah asli Korea secara historis, geografis, dan berdasarkan hukum internasional. Sehingga pemerintah Jepang harus segera menghentikan klaimnya yang tidak rasional dan menerima sejarah dengan fakta.

Kementerian juga memanggil Minister Counsellor Kedutaan Besar Jepang di Korea Selatan, Daisuke Mibae ke kantor Kementerian Luar Negeri untuk memprotes penyelenggaraan acara 'Hari Takeshima' di Prefektur Shimane, dan partisipasi pejabat wakil menteri pemerintah Jepang pada acara itu.

Menurut kementerian, Menteri Luar Negeri Korea Selatan Cho Tae-yul pun telah menyampaikan hal yang sama kepada Menteri Luar Negeri Jepang Yoko Kamikawa pada pertemuan Menteri Luar Negeri Korea-Jepang yang digelar di Rio de Janeiro, Brasil pada Rabu (21/02) waktu setempat.

Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Jepang menyampaikan bahwa Menteri Kamikawa mengulang kembali pendapat pemerintah Jepang mengenai Pulau Dokdo.

Prefektur Shimane mengadakan acara 'Hari Takeshima' pada tanggal 22 Februari setiap tahun sejak tahun 2005 untuk mengklaim hak kedaulatan yang tidak benar atas Pulau Dokdo.

Pemerintah Jepang mengirim wakil menteri ke acara tersebut sejak tahun 2013, setelah kabinet kedua Abe diluncurkan, dan tahun ini Jepang mengirim Wakil Menteri Shojiro Hiranuma yang menangani urusan teritorial di Kantor Kabinet Jepang.

Pilihan Editor

Close

Situs kami menggunakan cookie dan teknologi lainnya untuk memberikan Anda layanan yang lebih baik. Dengan terus menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan teknologi ini dan kebijakan kami. Detail >