Pergi ke Menu Pergi ke Halaman Utama
Go Top

Antar-Korea

Kim Yo-jong Bantah Transaksi Senjata Korut Dengan Rusia

Write: 2024-05-17 09:49:58Update: 2024-05-17 13:59:50

Kim Yo-jong Bantah Transaksi Senjata Korut Dengan Rusia

Photo : YONHAP News

Kim Yo-jong, kakak perempuan pemimpin Korea Utara Kim Jong-un mengatakan bahwa, senjata-senjata yang sedang dikembangkan oleh rezimnya tidak dimaksudkan untuk diekspor ke Rusia, namun untuk pertahanan melawan Korea Selatan.

Dalam sebuah pernyataan yang disiarkan oleh Kantor Berita Pusat Korea Utara (KCNA) pada hari Jumat (17/05), Wakil Direktur Departemen Komite Sentral Partai Pekerja yang berkuasa mengatakan, bahwa senjata taktis yang baru-baru ini diluncurkan, seperti beberapa peluncur roket dan rudal, dibuat hanya untuk pertahanan.

Kim menekankan bahwa Korea Utara tidak berniat untuk mengekspor atau mengenalkan teknologi militernya ke negara manapun, dan menolak spekulasi bahwa Korea Utara mengembangkan senjata untuk diekspor ke Rusia. 

Dengan menyebut tuduhan transaksi senjata Korea Utara-Rusia sebagai hal yang 'tidak masuk akal', Kim menegaskan bahwa kegiatannya di sektor pertahanan nasional sesuai dengan rencana pembangunan nasional lima tahun, yang dimaksudkan untuk memperkuat kekuatan tempur militer Korea Utara. 

Inspeksi uji coba beberapa sistem peluncuran roket oleh Kim Jong-un baru-baru ini menimbulkan spekulasi bahwa Pyongyang tampaknya tengah mempercepat pengembangan peluru peluncur roket untuk diberikan kepada Rusia untuk digunakan dalam perang melawan Ukraina.

Pilihan Editor

Close

Situs kami menggunakan cookie dan teknologi lainnya untuk memberikan Anda layanan yang lebih baik. Dengan terus menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan teknologi ini dan kebijakan kami. Detail >