Warta Berita

Semenanjung Korea, A to Z

Selangkah Satu Korea

Partai Buruh Korea Utara Merevisi Peraturan Partai

2021-06-10

ⓒ KBS

Korea Utara mengadakan kongres kedelapan Partai Buruh pada bulan Januari lalu. Dalam kongres tersebut, partai Buruh merevisi beberapa peraturan. Korea Utara merevisi peraturan partai di hampir setiap kongres partai. Revisi terkini melambangkan era Kim Jong-un telah tiba secara nyata. 


Bagian yang paling menarik perhatian dari revisi aturan ini adalah pembuatan jabatan baru, yakni “sekretaris pertama partai.” Sekretaris pertama ditetapkan sebagai wakil sekretaris jenderal partai yang dipimpin Kim Jong-un. Ini adalah pertama kalinya Korea Utara menempatkan posisi di dalam partai untuk mendelegasikan dan mendistribusikan beberapa tugas Kim Jong-un kepada orang lain. Untuk menjadi sekretaris pertama, para sekretaris partai akan bersaing ketat untuk menunjukkan kesetiaan mereka kepada pemimpin dengan tujuan untuk semakin memperkuat posisi dan kekuasaannya.

   

Terlebih lagi, peraturan partai yang telah direvisi tampaknya menghindari penggunaan kata-kata yang terkait dengan kepemimpinan satu orang untuk membangkitkan pemujaan kepribadian. Nama-nama mantan “pemimpin tertinggi” tidak sering disebutkan, dan pemimpin saat ini juga disebut sebagai “kepala negara.” Korea Utara sepertinya tidak terlalu menonjolkan kultus individu agar dapat menanamkan citra Korea Utara sebagai negara normal di dalam dan di luar negeri. 


Perhatian juga tertuju pada bagian-bagian terkait unifikasi dalam peraturan partai yang baru direvisi tersebut. Korea Utara menghapus bagian yang sebelumnya mencantumkan bahwa “Anggota partai harus secara aktif berjuang untuk memajukan penyatuan tanah air” dan menggantinya dengan kalimat “Korea Utara akan memperkuat kemampuan militer untuk mencapai unifikasi”.


Peraturan partai baru menggarisbawahi kepemimpinan Kim Jong-un, yang kini berupaya melepaskan diri dari sisa-sisa jejak para pendahulunya dan membangun negara normal berdasarkan sistem sosial. Negara komunis itu saat ini lebih berfokus pada urusan dalam negeri daripada strategi kebijakan luar negerinya. Melalui revisi peraturan Partai Buruh yang baru, pemimpin Kim Jong-un telah mengumumkan gaya kepemimpinannya sendiri. 

Berita Terbaru