Korea Utara, pagi hari Rabu, melakukan penembakan senjata altileri ke arah zona larangan berlayar dan terbang di laut Barat NLL.
Menurut Markas Gabungan Militer Korea, tembakan altileri itu tidak sampai melewati NLL di laut Barat, serta tidak ada korban dari pihak Korea Selatan.
Ditambahkan, sampai saat ini belum diketahui darimana dan berapa banyak penembakan yang dilakukan.
Terkait tindakan Korea Utara tersebut, pihak Korea Selatan telah mengirimkan telegram sebanyak 3 kali untuk memperingatkan bahwa apabila Korea Utara terus melakukan penembakan, maka Seoul akan membalasnya.
Dikatakan, sampai saat ini Markas Gabungan Militer Korea terus mengawasi gerak-gerik Korea Utara dengan membentuk satuan tugas khusus, namun belum ditemukan hal-hal yang menonjol.