Bank Sentral Korea (BOK) telah membekukan suku bunga acuan pada 2,5% selama 12 bulan.
Komite Kebijakan Moneter Bank Sentral Korea Selatan pada hari Jumat (9/5/2014) memutuskan mempertahankan tingkat suku bunga acuan itu.
Dengan demikian, BOK mempertahankan suku bunga acuan selama 12 bulan berturut-turut setelah menurunkannya sebanyak 0,25% pada bulan Mei tahun lalu.
Keputusan itu dibuat di tengah kekhawatiran bencana feri Sewol bisa mengurangi belanja konsumen.
Analis mengatakan fluktuasi mata uang Korea Selatan terhadap dolar AS juga bisa berdampak bagi para pembuat kebijakan untuk mewaspadai kenaikan tarif. Menurut mereka, menguatnya won membuat barang-barang Korea Selatan lebih mahal daripada pesaingnya di pasar luar negeri.
Sebelumnya, BOK menurunkan suku bunga acuan sebanyak 0,25% pada Oktober 2012 dari 3,0%, kemudian mempertahankannya sampai bulan Mei, sebelum akhirnya menurunkan sebesar 0,25% kembali.