Harga ekspor pada bulan April menurun ke titik terendah dalam kurun 6 tahun 3 bulan, akibat menguatnya nilai mata uang won.
Bank Sentral Korea mengatakan indeks harga ekspor pada bulan lalu mencetak 88,33, mengalami penurunan 2,5% jika dibandingkan bulan Maret sebelumnya.
Jatuhnya harga ekspor ini berarti dengan menjual produk yang sama, para eksportir mendapatkan profitabilitas yang rendah.
Menurut BOK, kurs mata uang won terhadap dolar pada bulan April berada di 1.044,55 won per dolar, yang turun dari 1.070,89 pada bulan Maret, membuat harga barang ekspor menjadi turun. Berdasarkan sektornya, bidang semi konduktor dan perangkat elektronik, seperti LCD dan D-ram menderita keanjlokan tajam.