Korea Utara mengancam membalas bila militer Korea Selatan melanjutkan tembakan peringatan kepada prajurit Korea Utara yang mendekati Garis Demarkasi Militer (MDL).
Kementerian Pertahanan di Seoul menyatakan Korea Utara menyampaikan ancaman itu pada hari Selasa (21/10/2014) melalui pesan komunikasi saluran militer dekat Laut Kuning. Pesan tersebut dikirim atas nama ketua delegasi Korea Utara dalam pertemuan tingkat-kerja. Dalam pesan itu, Korea Utara mengatakan prajuritnya tengah bertugas melakukan kegiatan patroli di sekitar MDL.
Kementerian Pertahanan Seoul mengirimkan pesan balasan dan menegaskan Korea Utara sudah terlebih dahulu terlibat aksi provokatif melanggar MDL. Korea Selatan juga mendesak Korea Utara mengambil langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang lagi.
Ditambahkannya, militer Korea Selatan terus mengawasi pergerakan militer Korea Utara untuk menghadapi kondisi darurat setiap saat.