Rumah tangga Korea Selatan dinyatakan memiliki utang yang lebih besar 1,5 kali lipat daripada pendapatan.
Menurut data statistik Bank Sentral Korea, pendapatan bersih rumah tangga tahun lalu adalah 837 triliun 176 miliar 700 juta won, sementara sisa kredit rumah tangga pada akhir tahun lalu adalah 1.206 triliun 979 miliar 800 juta won.
Utang rumah tangga mencapai 144,2% dari pendapatan. Jika rumah tangga membayar utang dengan seluruh pendapatan, maka utang rumah tangga masih tersisa 44%.
Disebutkan, peningkatan utang rumah tangga yang cukup besar dikarenakan oleh banyak anggota masyarakat yang mengajukan pinjaman dengan menggadaikan rumah, karena suku bunga turun sampai 1,5% pada bulan Juni tahun lalu.