Delapan puluh persen, debu halus yang menyelimuti wilayah ibu kota Seoul selama 5 hari sejak tgl. 17 Maret, dinyatakan berasal dari negara lain.
Menurut hasil analis tentang pengaruh debu halus dari luar negeri yang dirilis Lembaga Sains dan Lingkungan Nasional disebutkan sebanyak 62% hingga 80% partikel halus atau PM10 yang menyelimuti sekitar ibu kota Seoul mulai tgl.17 hingga tgl. 21 Maret berasal dari luar negeri.
Rasio debu ultra halus PM 2,5 yang merupakan "sumbangan" dari luar negeri tercatat rata-rata 75%.
Menurut Kementerian Lingkungan yang dimaksud "sumbangan" luar negeri merujuk pada pengaruh debu halus yang masuk dari luar negeri, seperti Cina, Korea Utara dan Jepang terhadap konsentrasi debu halus di dalam negeri.
Dikatakan, Cina merupakan negara dengan kontribusi paling besar untuk konsentrasi debu halus di Korea Selatan.