Bloomberg News mengatakan upaya Organisasi Perdagangan Dunia (World Trade Organization, WTO) untuk memilih pemimpin barunya pada minggu depan dapat ditunda setidaknya untuk sebulan ke depan karena penyebaran COVID-19 yang cepat di Swiss.
Bloomberg mengeluarkan perkiraan tersebut pada hari Senin (02/11/20) waktu setempat dan mengatakan bahwa otoritas wilayah Jenewa mengumumkan langkah-langkah karantina wilayah baru yang ketat di tengah lonjakan kasus di kota Swiss.
Daerah tersebut dilaporkan akan melarang acara publik dan pribadi lebih dari lima orang mulai hari Senin kemarin hingga tanggal 29 November.
Laporan itu mengatakan larangan tersebut dapat mengganggu WTO untuk mengukuhkan Ngozi Okonjo-Iweala dari Nigeria sebagai orang Afrika dan wanita pertama yang memimpin organisasi itu dalam 25 tahun sejarahnya.
Bloomberg mengatakan, pejabat senior WTO sedang mendiskusikan apakah akan menunda rencana mereka untuk membuat keputusan formal tentang penunjukan Okonjo-Iweala pada pertemuan dewan umum yang dijadwalkan pada Senin (09/11/20) depan di markas besar WTO di Jenewa, Swiss.