Pertemuan komite penasihat untuk adopsi vaksin COVID-19 Korea Selatan yang pertama digelar secara tertutup pada hari Kamis (12/11/20).
Para peserta pertemuan diketahui membahas efektifitas, harga, pengiriman, dan masa distribusi vaksin, selain tentunya mengutamakan keamanan dari vaksin yang sedang dikembangkan tersebut.
Pemerintah Korea Selatan menargetkan persediaan vaksin untuk 60 persen populasinya.
Untuk itu, otoritas pencegahan penyakit Korea Selatan berencana membeli vaksin dengan kontrak pra-pembelian.
Korea Selatan saat ini telah mengamankan sepertiga dari jumlah vaksin yang diperlukan melalui sebuah kemitraan global, COVAX Facility.
Untuk sisa kebutuhannya, pemerintah Korea Selatan akan melakukan negosiasi dengan masing-masing perusahaan pengembang vaksin.
Sementara itu, otoritas pencegahan penyakit mengatakan Korea Selatan mempunyai waktu yang cukup banyak untuk melakukan negosiasi vaksin tersebut dibandingkan negara-negara lain karena kondisi COVID-19 di Korea Selatan relatif terkendali dengan baik.