Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) meloloskan 25 proyek pemberian bantuan kemanusiaan untuk Korea Utara, terlepas dari sanksi terhadap Korea Utara.
Voice of America (VOA) memberitakan ini pada Jumat (25/12/20) dengan mengutip data dari Komite Sanksi Dewan Keamanan PBB untuk Korea Utara.
Dari 25 proyek tersebut, sebanyak 7 proyek spesifik untuk menanggulangi COVID-19.
Pada semester pertama tahun 2020, PBB memberikan empat pengecualian sanksi kepada empat donatur: Organisasi Dokter Lintas Batas (Medecins Sans Frontieres, MSF), Federasi Internasional Perhimpunan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah (International Federation of Red Cross and Red Crescent, IFRC), Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization, WHO), dan negara Swiss.
Sedangkan pada semester kedua 2020, PBB memberikan pengecualian sanksi bagi Institut Kolaborasi Ekonomi Antar-Korea, UNICEF, dan MSF.
Adapun 18 pengecualian lainnya diberikan untuk proyek air minum bersih, penyelesaian masalah kekurangan gizi, dan bantuan medis darurat.
Secara keseluruhan, 17 pengecualian diberikan pada semester pertama dan 8 pengecualian diberikan pada semester kedua. Hal ini juga menyangkut bagaimana Korea Utara menutup perbatasannya.
Menurut VOA, Komite Sanksi Dewan Keamanan PBB untuk Korea Utara juga telah melonggarkan syarat pengecualian sanksi pada bulan November lalu. Dari masa pengecualian enam bulan menjadi sembilan bulan.