Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS), Mike Pompeo mengatakan bahwa dirinya menyesal karena tidak dapat membuat kemajuan dalam isu dengan China dan Korea Utara.
Dalam sebuah acara Bloomberg TV pada hari Senin (04/01/21) waktu setempat, Pompeo menyatakan bahwa pemerintahan Donald Trump telah membuat dunia menjadi tempat yang lebih aman.
Ia mengatakan bahwa pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un telah berjanji untuk menyerahkan senjata nuklir melalui dua kali Konferensi Tingkat Tinggi (KTT), namun Kim pada akhirnya tidak mengambil keputusan yang praktis.
Pompeo mengatakan bahwa Korea Utara tidak melakukan uji coba nuklir dan rudal balistik jarak jauh setelah dialog antara AS dan Korea Utara diadakan.
Namun, dia menyesal karena masalah perdagangan antara AS dan China belum berhasil diselesaikan.
Dia menambahkan bahwa dia ingin memperoleh peluang untuk menjelaskan berbagai pengalaman yang dialaminya sebagai menlu setelah mengundurkan diri dari jabatannya.