Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS), Mike Pompeo mengatakan bahwa pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un belum membuat keputusan apakah dia akan menindaklanjuti komitmennya untuk denuklirisasi.
Menurut transkrip wawancara yang dirilis oleh Kementerian Luar Negeri AS pada hari Selasa (05/01/21) waktu setempat, Pompeo mengatakan bahwa Kim membuat komitmen bahwa dia akan menjadi bagian dari proses yang akan mendenuklirisasi Semenanjung Korea selama pertemuan puncak dengan Presiden AS, Donald Trump di Singapura dan Hanoi, Vietnam.
Pompeo menyesali bahwa AS belum dapat mewujudkan hal itu, sembari menambahkan bahwa Kim belum membuat keputusan bahwa dia sebenarnya siap untuk melaksanakan komitmen tersebut.
Selama wawancara dengan Bloomberg News pada hari Senin (04/01/21) waktu setempat, Pompeo juga mengatakan bahwa ada banyak tindakan yang tidak dapat dia katakan lebih banyak, tetapi AS telah meyakinkan Kim untuk tidak melanjutkan uji nuklir dan rudal balistik jarak jauh sejak kedua negara memulai pembicaraan.
Pompeo kemudian mengungkapkan harapan bahwa Kim suatu hari akan menyadari apa yang berulang kali dikatakan oleh Presiden Trump kepadanya, yaitu bahwa Korea Utara dapat memiliki masa depan yang lebih cerah jika mereka mengakui bahwa program nuklir sebenarnya hanya menghadirkan risiko bagi rakyat Korea Utara.