Iran berargumen bahwa kunjungan Wakil Menteri Luar Negeri Korea Selatan ke negerinya tidak berkaitan dengan isu kapal tanker minyak Korea Selatan, Hankuk Chemi yang ditahan oleh Iran.
Menurut kantor berita Iran, IRNA (Islamic Republic News Agency) pada hari Selasa (05/01/21) waktu setempat, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Said Hativjade menyampaikan bahwa kunjungan Wakil Menteri Luar Negeri Korea Selatan telah dijadwalkan dari jauh hari dan tidak berkaitan dengan kasus penyitaan kapal Korea Selatan.
Juru bicara itu mengatakan kasus kapal tersebut akan diproses oleh lembaga hukum di provinsi yang bersangkutan dan tidak memerlukan kunjungan diplomatik terkait kasus tersebut. Ia menambahkan tidak ada agenda kunjungan khusus dari pemerintah Korea Selatan terkait kasus penahanan kapal tersebut.
Hativjade menegaskan bahwa penahanan kapal Korea Selatan termasuk isu teknis dan Iran sangat sensitif terhadap isu lingkungan alam layaknya negara-negara lain.
Ia melanjutkan bahwa Iran mendesak Korea Selatan agar menyelesaikan isu teknis itu dengan logis dan bertanggung jawab.
Sementara itu, pemerintah Korea Selatan mengirim delegasinya ke Iran pada hari Rabu (06/01/21) untuk melakukan negosiasi agar kapal Korea Selatan dan para awak kapalnya dapat segera dibebaskan.