Pergi ke Menu Pergi ke Halaman Utama
Go Top

Internasional

Sekjen PBB Mengecam Aksi Kekerasan Militer Myanmar terhadap Warga Sipil

Write: 2021-03-30 15:57:32Update: 2021-03-30 15:59:41

Sekjen PBB Mengecam Aksi Kekerasan Militer Myanmar terhadap Warga Sipil

Photo : Getty Images Bank

Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres mengecam aksi kekerasan militer Myanmar yang menelan banyak korban warga sipil pada hari Senin (29/03).

Di dalam sebuah jumpa pers, Sekjen Guterres mengatakan bahwa sekitar seratus warga sipil Myanmar tewas akibat kekerasan oleh militer Myanmar. Dikatakannya bahwa kekerasan dengan tingkat yang begitu tinggi dan begitu banyaknya orang yang terbunuh, serta permintaan pembebasan tahanan politik yang ditolak, "tidak dapat ditoleransi".

Guterres mendesak dunia internasional untuk manaruh perhatian pada situasi Myanmar. 

Sementara itu, sejumlah sumber diplomatik mengungkapkan pada hari Senin (29/03) bahwa pertemuan darurat Dewan Keamanan PBB akan digelar pada tanggal 31 Maret mendatang. 

Pertemuan tersebut digelar secara tertutup dan dimulai dengan penjelasan dari Utusan Khusus PBB untuk Myanmar, Christine Schraner Burgener. 

Namun, belum dapat dipastikan apakah negara-negara anggota DK PBB, termasuk China dan Rusia, dapat mencapai kesepakatan dalam pernyataan bersama terkait hal ini. 

Sebelumnya, DK PBB telah sepakat untuk mengadopsi pernyataan yang mengkritik pihak militer Myanmar pada tanggal 10 Maret lalu, namun istilah 'kudeta' dan kemungkinan sanksi dunia internasional terhadap militer Myanmar tidak disebutkan dalam pernyataan tersebut.

Pilihan Editor

Close

Situs kami menggunakan cookie dan teknologi lainnya untuk memberikan Anda layanan yang lebih baik. Dengan terus menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan teknologi ini dan kebijakan kami. Detail >