Otoritas pencegahan penularan penyakit Korea Selatan mengungkapkan sisitem pengendalian virus COVID-19 dengan cara 'Hidup Bersama COVID-19' dapat dibahas paling cepat pada akhir September.
Lee Ki-il, seorang pejabat senior Pusat Penanggulangan Bencana dan Keselamatan Nasional Korea Selatan dalam pengarahan pers hari Jumat (20/08) menyebut mengenai penyediaan strategi dan sistem baru untuk pencegahan penularan penyakit yang juga sempat disebut pada tanggal 6 Agustus lalu, namun belum ada hal yang ditetapkan terkait langkah tersebut.
Menurutnya, pembahasan terkait kemungkinan dimulai pada akhir bulan September atau awal bulan Oktober, dua minggu setelah target vaksinasi COVID-19 dosis pertama bagi 70 persen populasi sebelum hari raya Chuseok tercapai.
Namun demikian, pihaknya bersama Direktorat Jenderal Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea (KDCA) akan membuat rancangan rencana sambil mendengarkan pendapat dari para pakar.
Sebelumnya, pemerintah menyatakan akan menyediakan strategi pencegahan penyakit yang baru dengan mempertimbangkan penambahan kasus COVID-19, tingkat vaksinasi, tingkat kematian, kemampuan medis, pengobatan untuk penyakit akibat virus varian Delta, dan hal lainnya.
'Hidup Bersama COVID-19' merupakan strategi untuk mengatur tingkat penyakitl kritis dan tingkat kematian akibat COVID-19 seperti halnya dengan virus influenza.