Pertemuan antara Presiden Korea Selatan Moon Jae-in dan Presiden Terpilih Yoon Suk Yeol ditangguhkan akibat perbedaan pendapat dari kedua belah pihak.
Pihak Presiden Terpilih sebelumnya telah menunjukkan tekad untuk menggelar pertemuan, mengatakan bahwa hampir tidak terdapat sekali pun pertemuan dengan Presiden Moon dalam proses transisi kepresidenan saat ini.
Juru Bicara Presiden Terpilih Kim Eun-hye menyampaikan dalam pengarahan singkat pada Rabu (23/03) bahwa Presiden Terpilih Yoon dapat bertemu dengan siapa saja tanpa memandang dari partai berkuasa atau oposisi, jika hal itu dapat membuahkan hasil untuk kepentingan rakyat.
Dia melanjutkan bahwa pelaksanaan pertemuan antara Presiden Moon dan Presiden Terpilih Yoon dapat diselesaikan secara rasional.
Dikabarkan bahwa terdapat perselisihan antara kantor kepresidenan dengan pihak presiden terpilih mengenai relokasi kantor kepresidenan untuk pemerintahan yang baru.
Disamping itu, tampak juga pertentangan mengenai penunjukan untuk mengisi jabatan pegawai pemerintah, seperti anggota Komite Audit.
Ketua Fraksi Partai Kekuatan Rakyat, Kim Ki-hyeon, mengatakan bahwa Presiden Moon harus menyerahkan tugas kepada presiden terpilih, oleh karena itu pertemuan antara Moon dan Yoon perlu segera digelar.
Sementara itu, Presiden Terpilih Yoon Suk Yeol pada Rabu (23/03) mengadakan pembicaraan via telepon dengan PresidenVietnam Nguyen Xuan Phuc untuk membahas peningkatan hubungan antara kedua negara.