Sepuluh unit perusahaan Korea Selatan yang mengalami gangguan akibat kekacauan jaringan telekomunikasi pada tanggal 19 Juli lalu telah menyelesaikan pemulihan sistem.
Kementerian Sains, Teknologi, Informasi dan Telekomunikasi menyatakan pada hari Senin (22/07) bahwa pemulihan sistem dari 10 unit perusahaan yang mengalami gangguan sistem window akibat pembaruan perlindungan layanan dari perusahaan perangkat lunak keamanan siber, CrowdStrike telah selesai.
Akibat gangguan teknologi informasi global pada tanggal 19 Juli lalu, 3 perusahaan maskapai berbiaya rendah, 2 perusahaan game, dan lainnya mengalami gangguan seperti ketidakstabilan server, homepage down, dan masih banyak lagi.
Badan Pembangunan Internet Korea menyatakan bahwa proses pemulihan di luar negeri masih berjalan, dan masih harus berhati-hati karena ada penyebaran kode jahat yang menggunakan gangguan CrowdStrke kali ini termasuk upaya phishing.
Kementerian Sains, Teknologi, Informasi dan Telekomunikasi meminta pihak terkait agar wajib untuk merekomendasikan langkah pemulihan yang disuguhkan oleh homepage CrowdStrike secara resmi untuk mencegah gangguan atau kerugian tambahan.