Dalam 10 tahun terakhir, jumlah hari yang dipengaruhi oleh gelombang panas dengan lebih dari 35 derajat Celsius bertambah satu bulan dibandingkan 20 tahun lalu.
Green Peace menyatakan pada hari Selasa (13/08) bahwa jumlah hari gelombang panas di 25 kota di Korea Selatan pada musim panas mulai bulan Mei hingga September selama 10 tahun terakhir ini mencapai 51,08 hari.
Jumlah tersebut meningkat sekitar satu bulan dibandingkan jumlah 20,96 hari dari tahun 2024-2013 lalu.
Menurut Green Peace, penyebab utama dalam perubahan iklim tersebut disebabkan oleh produksi gas rumah kaca, dan ada kemungkinan tahun ini tercatat sebagai tahun terpanas di dalam sejarah.
Kecepatan pemanasan global di wilayah Asia termasuk Korea Selatan terpantau mengalami percepatan, sehingga perlu untuk mendapatkan upaya dalam menurunkan gas rumah kaca melalui peningkatan energi daur ulang, dan pengelolaan dalam menghadapi bencana iklim.