Kekuatan topan Jongdari terus menurun pada hari Selasa malam (20/08) dan melemah menjadi depresi tropis.
Awan hujan yang menyertai depresi tropis itu menyebabkan hujan deras dengan curah hujan lebih dari 30 milimeter per jam disertai guntur dan petir melanda sebagian besar wilayah Korea Selatan, termasuk sekitar wilayah metropolitan Seoul hingga hari Rabu pagi (21/08).
Terlebih lagi, beberpa wilayah di Provinsi Chungcheong Selatan dan Provinsi Gyeonggi dilanda curah hujan lebih dari 50 milimeter per jam, termasuk sebuah daerah di kota Kimpo, Provinsi Gyeonggi, dilanda curah hujan lebih dari 70 milimeter per jam Rabu pagi.
Mulai Rabu dini hari, hujan deras juga telah menerjang wilayah-wilayah sekitar ibu kota Seoul, namun dampak depresi tropis tersebut diperkirakan mulai mereda secara bertahap pada hari Rabu.
Meski demikian, Badan Meteorologi Korea (KMA) mengimbau untuk berhati-hati atas ancaman tenggelamnya wilayah pesisir dan dataran rendah, karena kenaikan air laut saat air pasang yang terjadi disebabkan oleh aktivitas bulan.