Bandara Internasional Incheon di Korea Selatan telah dikenal sebagai salah satu bandara tersibuk di dunia, termasuk untuk para penggemar yang ingin melihat idol K-pop dari dekat.
Terdapat penggemar yang membeli tiket untuk mengikuti idola mereka melewati bagian imigrasi bandara dan ke ruang keberangkatan. Bahkan terkadang, bukan hanya bintang K-pop, tetapi para penggemar lainnya yang berada di penerbangan yang sama.
Praktik serupa telah menjadi norma industri selama bertahun-tahun, karena semakin banyak idol K-pop saat ini yang melakukan tur global.
Namun meski demikian terdapat isu di tengah jadwal keberangkatan idol K-pop yang seharusnya dirahasiakan, karena terdapat transaksi jual-beli informasi yang sebagian besar yang terjadi melalui kolom chat dengan akun anonim.
Untuk informasi penerbangan seperti nomor reservasi dapat dijual dengan harga yang mahal bergantung pada seberapa detail informasinya. Dimana nomor telepon dan alamat rumah selebriti, serta informasi keluarga juga dapat dibeli dengan uang. Selanjutnya pengiriman uang dilaksanakan sepenuhnya oleh akun anonim.
Para ahli memperingatkan bahwa pemberian informasi yang relevan kepada pihak ketiga tanpa persetujuan subjek data bisa dikenakan hukuman pidana.
Oleh karena itu, para penggemar sendiri perlu menyadari perdagangan informasi ilegal serupa sebagai sebuah masalah dan harus melakukan upaya untuk memperbaikinya.