Park Soon-kwan, CEO perusahaan baterai lithium Aricell, telah ditahan pada hari Rabu (28/08) sehubungan dengan kebakaran pabrik baterai yang terjadi pada tanggal 24 Juni lalu dan menewaskan 23 orang serta melukai 8 orang lainnya.
Pengadilan Distrik Suwon mengeluarkan surat perintah penahanan praperadilan untuk Park pada hari Rabu (28/08) atas dugaan pelanggaran Undang-Undang Hukuman Kecelakaan Serius dan undang-undang lainnya.
Di bawah undang-undang tersebut, yang mulai berlaku pada tahun 2022, manajer perusahaan dapat dijatuhi hukuman berat karena gagal mencegah kecelakaan industri yang menyebabkan kematian atau cedera serius. Dimana ini merupakan kasus pertama dengan undang-undang terkait.
Sementara itu anak laki-laki Park, bernama Joong-un, yang menjabat sebagai manajer umum perusahaan, juga ditahan dengan tuduhan melanggar Undang-Undang Keselamatan dan Kesehatan Kerja dan menyebabkan kematian atau cedera karena kelalaian profesional.
Sementara itu pengadilan menolak untuk mengeluarkan surat perintah penahanan untuk dua pejabat Aricell lainnya, dengan alasan tidak ada risiko bahwa mereka akan melarikan diri atau menghilangkan barang bukti.