Korea Airports Corporation menyatakan pada hari Jumat (30/08) bahwa pihaknya telah terpilih sebagai pemenang tender akhir untuk proyek fasilitas keselamatan penerbangan di Bandar Udara Very Very Important Person (Bandara VVIP ) yang sedang dibangun di Ibu Kota Nusantara, Indonesia.
Proyek yang dipesan oleh AirNav Indonesia pada bulan Januari lalu itu merupakan proyek senilai 10 miliar won, dengan melibatkan penyediaan dan pemasangan fasilitas instrument landing system (ILS) yang membantu pendaratan pesawat dengan aman, serta fasilitas distance measuring equipment (DME) yang memberikan informasi jarak ke bandara tujuan.
Korea Airports Corporation telah melakukan survei lapangan dan analisis teknis lokal selama tujuh bulan terakhir, serta melakukan negosiasi teknis dengan perusahaan pemesan dan agen lokal.
Perusahaan Korea Selatan itu akhirnya terpilih sebagai pelaku usahanya karena kualitas yang unggul dibandingkan dengan pesaing lainnya.