Pemerintah Korea Selatan menyatakan bahwa 99% ruang gawat darurat di rumah sakit di seluruh daerah kecuali 3 rumah sakit tetap dioperasikan selama 24 jam, sehingga kondisi layanan medis akan tetap terjamin.
Rumah sakit yang mengalami gangguan dalam pengoperasian ruang gawat darurat adalah Rumah Sakit Universitas Konkuk di Chungju, Rumah Sakit Universitas Chungnam di Sejong, dan Rumah Sakit Universitas Gangwon.
Jumlah dokter yang bekerja di ruang gawat darurat akibat kekosongan dokter magang mencapai 73% dari hari-hari biasa.
Pemerintah memutuskan untuk menempatkan 230 orang dokter militer dan dokter umum mulai hari Rabu (04/09) besok.
Pemerintah juga menetapkan 'pekan manajemen kondisi darurat hari raya Chuseok' selama dua minggu ke depan mulai tanggal 11 September mendatang, dan mengambil langkah lanjutan terkait hingga pekan ini.
Presiden Yoon Suk Yeol meminta agar pemerintah pusat dan daerah dapat berupaya untuk menyediakan langkah khusus layanan medis dan pemerintah akan melakukan pengarahan ringkas mengenai kondisi ruang gawat darurat setiap hari.