Pada hari Senin (02/09), sebanyak 300 unit amunisi aktif ditemukan di tempat sampah dari Terminal 1 Bandara Internasional Incheon, sehingga polisi mulai menyelidiki kasus tersebut.
Kepolisian Bandara Internasional Incheon mengambil amunisi aktif yang ditemukan dan melakukan investigasi bersama otoritas terkait.
Menurutnya, sejauh ini belum ada dugaan terkait tindakan kriminal, dan pihaknya terus melakukan investigasi mengenai kemungkinan dimana anggota militer Amerika Serikat yang membuangnya karena tidak dapat memasukkan amunisi ke Korea Selatan.