Pergi ke Menu Pergi ke Halaman Utama
Go Top

Domestik

Dokter Militer Dikerahkan ke RS Yang Membatasi Akses Layanan Medis

Write: 2024-09-04 14:12:25Update: 2024-09-04 15:05:40

Dokter Militer Dikerahkan ke RS Yang Membatasi Akses Layanan Medis

Photo : KBS News

Rumah Sakit Universitas Wanita Ewha di Mokdong, yang merupakan pusat medis darurat regional untuk wilayah barat daya Seoul, memutuskan untuk membatasi operasi ruang gawat darurat malam setiap hari Rabu, mulai hari ini (04/09).

Demikian, rumah sakit itu tidak akan menerima pasien gawat darurat baru mulai pukul 17.00 sore hingga pukul 08.30 pagi hari berikutnya, dan hanya akan merawat pasien yang sebelumnya pernah dirawat di rumah sakit tersebut. Rumah sakit mengakui sulitnya untuk beroperasi normal dalam kondisi kekurangan tenaga dokter. 

Namun, rumah sakit berencana untuk mengoperasikan ruang gawat darurat seperti biasa selama masa liburan hari raya Chuseok.

Sementara itu Rumah Sakit Universitas Ajou sebagai pusat medis darurat regional untuk bagian barat daya Provinsi Gyeonggi, juga akan membatasi operasi ruang gawat daruratnya setiap Kamis mulai hari Kamis (05/09) besok. Rumah sakit itu memutuskan hanya akan menerima pasien dewasa yang memerlukan resusitasi jantung paru atau disebut juga CPR.

Selanjutnya, Rumah Sakit St. Mary Yeouido di Seoul pun tengah mempertimbangkan pembatasan operasi ruang gawat darurat dalam masa liburan hari raya Chuseok mendatang. 

Sebagai tanggapannya, pemerintah akan mengerahkan sebanyak 15 dokter militer ke ruang gawat darurat rumah sakit yang terdampak pada keterbatasan akses layanan medis terkait mulai hari Rabu ini. 

Adapun pemerintah juga berencana untuk mengerahkan total 230 dokter militer dan umum tambahan ke lembaga medis mulai hari Senin (09/09) mendatang, untuk meminimalkan gangguan dalam perawatan darurat selama masa liburan hari raya Chuseok.

Pilihan Editor

Close

Situs kami menggunakan cookie dan teknologi lainnya untuk memberikan Anda layanan yang lebih baik. Dengan terus menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan teknologi ini dan kebijakan kami. Detail >